Hadiah


image

Ingin menangis, sewaktu Fathan bilang sedang membuatkan susu untukku. Setelah selesai, ia sodorkan gelas isi susu setengahnya, “buat umi”, katanya.
Sebelum kuminum, aku gendong dan peluk dia, sembari kucium pipinya kutanya padanya kenapa membuatkanku susu? Dan ia hanya menjawab ga papa. Rasanya meleleh air mataku, ia yang hari ini beberapa kali membuat urat nadiku berdetak kencang karena ulahnya, dan sekarang ia membuatkanku susu. Masih tak percaya bisa-bisanya aku tadi sempet geregetan sama Fathan. Maafkan umi, sayang. Ketika baru akan ku seruput susu buatan Fathan, ia bilang berdua ya mi… . kontan saja aku tersenyum gemes dengan perilaku sulungku yang menggelikan.

25 thoughts on “Hadiah

  1. Sebuah kejutan yang menyenangkan.
    Anak2 kadang melakukan perbuatan yang tak kita sangkia-sangka ya jeng.
    Semoga ak Fathan menjadi anak yang sholeh dan melaksanakan birrul walidayn. Amin

    Salam hangat dari Surabaya

  2. saya jugasering dikasih hadiah sama anak saya. lagi bengong-bengong tiba2 disamperin, terus dicium pipi. abis tuh dia bilang, “Sayang, Ayah..” itu ‘hadiah’ yang gag bisa dibeli pake uang..

  3. mba Maunaaaaaa…
    lama gak mampiiiiir…*peyuk duluuuu*

    Kejadian seperti ini memang HARUS ditulis di blog mba…
    beberapa tahun ke depan, pasti kita bakalan tersenyum lagi ketika membaca ini…
    dan ketika Fathan udah gede nanti, pasti dia akan seneng membaca postingan ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s