Cerita Seputar Asem Manis (bag. 2)


Masih ngomongin soal asem manis, ada cerita lucu yang membuatku sangat malu.
Berawal dari permintaan kakak untuk membantu di acara buka bersama tahunan di rumahnya, senang sekali rasanya karena di sana aku bisa belajar masak. Bagiku kakakku itu pintar memasak, masakan apa aja bisa, bukan cuma masakan, kue-kue juga ahli.
Karena kakak tak memakai jasa catering, jadilah semua masakan dimasak sendiri di rumah, mulai dari hidangan utama, es dan buahnya semua buatan sendiri. Waah, makin tertantang mempelajari banyak hal. Buka bersama tahun lalu, banyak orang yang membantu kakak, sehingga aku hanya kebagian kupas-kupas dan iris-iris, maklumlah belum teruji dan ga bisa masak jadi tidak bisa diandalkan, hehe.
Tapi tahun ini terasa lain, tak banyak yang membantu, dan kakak menodongku memasak karena menemukan rumahmauna di daftar pencariannya dengan kata kunci “asem manis“, aku sudah berusaha menghindar, tapi apa boleh buat, kakakku yang memang sudah capek, memilih menyerahkannya padaku, hehe meskipun tak sepenuhnya aku yang handle tapi lumayanlah, aku bisa belajar banyak hal di sana tentang aneka macam masakan.
Senang rasanya melihat masakannya ludes dan banyak yang pulang membawa oleh-oleh lauk yang tersisa, termasuk aku, lumayanlah buat santap sahur. Saking asyiknya dengan acara buka bersama di sana, aku sampai lupa mengabadikan hasil masakannya, maaf ya temans, ga sempat (halah sok sibuk).
#lagi-lagi anda harus puas membayangkan saja, hihi.

3 thoughts on “Cerita Seputar Asem Manis (bag. 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s