Pembeli Misterius Bag. 2


Mengawali tulisan saya setelah rehat sekian lama, saya ingin mengikuti saran bu monda, yaitu melanjutkan tulisan saya yang terakhir tentang pembeli misterius yang sungguh membuat saya lebih mawas dan waspada.

Setelah mencoba meminta tolong kepada satpam ruko untuk selalu berjaga-jaga, hal lain yang sudah dilakukan adalah menutup semua kemungkinan yang bisa menjadi kesempatan sang misterius agar tidak berbuat sesuatu yang tidak diinginkan. Meminta tolong teman dan saudara agar bersiap sedia, jika sewaktu-waktu dibutuhkan, heheh, lalu meminta nomer satpam dan sebagainya. Beberapa hal sudah dilakukan, sekarang waktunya memperbanyak do’a dan berserah pada Alloh SWT agar diberikan perlindungan dari gangguan dan ancaman dari segala ciptaan-Nya. Amiin.

Dan malam setelah kejadian pengintaian berturut-turut oleh pembeli misterius, ada hal yang sungguh tidak kami sangka dan sangat tidak kami inginkan. Si Mbak saya yang kerjanya pulang pergi, dicegat oleh 2 orang misterius di gelap malam di dekat kebun panjang dan sepi yang sedang mati lampu. Alhamdulillah si mbak bertindak cepat, ia lemparkan sepedanya dan berlari secepat yang ia bisa sambil berteriak meminta tolong. Bersyukur karena bertemu petugas ronda, jadilah si mbak pingsan dan alhamdulillah selamat.

Lebih berhati-hati ya temans.

8 thoughts on “Pembeli Misterius Bag. 2

  1. Wah ceritanya bikin deg-degan. Terus itu 2 pembeli misteriusnya udah dilaporin ke polisi? Laporin aja mbak, soalnya mereka kan mengganggu privasi.

    Salam kenalπŸ™‚

  2. Mbak biarpun udah hari ke empat saya ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa untuk mbak dan keluarga..:) mohon maaf lahir dan batin yah, semoga kita bisa menjalani puasa kali ini dengah hati bersih, penuh berkah dan barokah,serta ampunan dari allah swt amienπŸ™‚

  3. aduh, kok aku telat banget ya datang ke sini ,,,, maaf mbak mauna, agak tersendat bwnya belakangan ini
    mudah2an si orang misterius tu betul2 sudah nggak muncul lagi ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s