Pasar Jagalan


Adakah dari kawan-kawan yang tahu menahu tentang pasar jagalan, tanah abang?

Pasar tanah abang adalah pasar grosir terbesar di Asia Tenggara. Pasar yang letaknya memang di Tanah abang inilah yang membuat pasar ini dinamakan pasar tanah abang. Meskipun namanya pasar, tempat belanjanya sangatlah bersih seperti di mall, berbeda dengan pasar tradisional yang umumnya jorok dan becek.

Barang yang dijual di sana mayoritas adalah produk garmen dan tekstil yang ditawarkan dengan harga yang bervariasi sesuai bahan yang digunakan. Produk yang beraneka ragam model, motif dan bahan, menjadikan tanah abang sebagai salah satu pemasok kebutuhan tekstil di seluruh Indonesia.

Selain memiliki tempat yang luas, Pasar Tanah Abang juga terdiri dari beberapa blok dan banyak lantai di bangunan utamanya.Di sekitar bangunan utama masih ada deretan bangunan-bangunan kecil yang juga tak kalah ramainya dari pasar di bangunan utama. Ada Pasar Blok F yang agak terpisah dari bangunan utama yang menjual barang yang sebenarnya tidak jauh berbeda secara kualitas dan model atau bisa jadi sama namun harganya bisa dibawah harga yang ditawarkan di blok A.

Ada juga Pasar Gropek (grosir pedagang kecil), di sini bisa lebih miring lagi harganya, meskipun tidak selalu, tergantung kepandaian anda menawar. Selain itu ada pula Auri dan jagalan. Auri terletak di samping kiri bangunan utama pasar tanah abang yang sebagian besar tokonya menjual kain, seprei dan ada juga beberapa toko pakaian.

Sedang pasar jagalan yang berada di sisi kiri belakang auri ini menjual kain kiloan dan berbagai perlengkapan garmen lainnya, seperti resleting, manik-manik dan masih banyak lagi. Pasar jagalan memang agak terpencil dan berada di dalam pagar besi yang sebenarnya membatasi pasar tanah abang dengan rumah warga. Dan pasar jagalan ini juga tidak besar dan tidak panjang, hanya sebatas gang di tepi dalam pagar yang menembus jalan depan klentheng (vihara) yang juga berada di sebelah kiri gedung utama pasar tanah abang. Dan di pasar jagalan yang tak seberapa luas ini lumayan ramai sehingga anda akan sedikit berdesak-desakkan dengan pembeli yang lain. Di sini pula harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari yang lain dan masih bisa ditawar lebih miring lagi.

Tapi hati-hati selama berada di area tanah abang. Karena banyak sekali pencopet dan penghipnotis, lebih parah lagi jangan sampai anda terhipnotis dengan barang dagangan di sana sehingga kalap membeli semuanya sekalipun tidak membutuhkannya.

Pandai-pandailah membelanjakan uang anda. Balanjakan untuk keperluan yang bermanfaat dan bisa memberikan manfaat.

50 thoughts on “Pasar Jagalan

  1. saya belum pernah ke pasar Tanah Abang bu…
    lagian juga sya jarang ke pasar, bukan berarti saya ga suka sama pasar, tpi saya senengnya nitip2 gitu kalau ada yang dibutuhin,,,😀

    • Aah ga juga mbak, sama mahalnya, beda tipis lah. Kalo belinya lebih dari 3 potong baru dikurangi harganya, itupun cuman 5-10 rb dan ga ketutup juga buat transport-nya ke sana hehe

  2. saya malahan jadi malas belanja, karena bingung milihnya he…he…., lebih suka nitip adek ipar aja yang rajin bluskan ke sana,
    ntar tinggal milih barang2 yang dia bawa aja he..he…

  3. mbak mauna mantap nian ilmunya ttg pasar tanah abang🙂 klo gak salah ingat pernah satu atau dua kali ke pasar tanah abang. yang diingat, masyaAllah gede dan panasnya itu hi..hi..

  4. layaknya kota besar, serba ada untuk segala keperluan hidup orang banyak….mulai dari yg modern sampai tradisional….sampai kalau masuk pasar modern bingung….apa yg dibeli..melihat barang serba gemerlap….

  5. Saya kurang suka belanja Mauna, jadi kalo nggak diajakin sama rombongan ibu-ibu, pasti saya nggak pernah tau kayak apa yang namanya pasar tanah abang itu…hehe *parah*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s