Tipe Calon Konsumen


Berhubungan dengan dunia usaha, tidak akan lepas dari produsen dan konsumen atau penjual dan pembeli. Baik anda yang bergerak di bidang jasa maupun anda yang membuka usahanya dalam bidang jual beli produk.

Dikarenakan ada konsumen-lah, seorang penjual atau produsen bisa dikatakan sebagai seorang penjual. Mungkin sudah tak asing di telinga kita, bahwa pembeli adalah Raja. Jika diperumpamakan dalam hal layanan, memang benar adanya. Layaknya seorang raja yang mendapatkan pelayanan yang terbaik dan barang yang terbaik, begitupun seorang pembeli yang sudah seharusnya mendapatkan pelayanan yang sewajarnya dari seorang penjual yang akan dibeli jasa/produknya. Saya katakan sewajarnya karena memang tak perlu berlebihan, bukan?!

Jika anda seorang penjual, maka ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika menghadapi calon pembeli/konsumen yang beraneka macam dan karakternya. Anda harus mengenali calon konsumen anda agar anda tak salah bersikap di hadapan mereka apalagi jika toko anda adalah toko pakaian. Sekali lagi saya katakan toko, bukan pasar.

Macam-macam Tipe Calon Konsumen

    Konsumen pertama adalah konsumen yang setiap datang hanya memilih yang tersedia pada pajangan, tak banyak bertanya stok yang lain, kemudian membayarnya dan pulang. Menyenangkan bukan? Tapi apakah anda akan senang kalau ia tak jadi membeli karena yang dipajang tak masuk di hatinya? Dan bisa jadi model lain yang masih dalam simpanan mungkin cocok di hatinya. Bagaimana sikap anda? Sebagai seorang penjual anda harus berusaha seramah mungkin, mencoba menanyakan kebutuhan, kalau mereka tak mendapat apa yang ada di pajangan, coba tawarkan yang lain, misal model, ukuran, bahan atau motif, sebisa mungkin membuat mereka tertarik untuk membeli tanpa harus berbohong.
    Konsumen kedua adalah konsumen yang lumayan aktiv. Saya katakan lumayan karena memang tidak begitu cerewet soal pilihan, mereka akan memilih yang cocok dan bertanya ada stok ukuran atau tidak, atau ada stok warna atau bahkan motifnya ada yang lain atau tidak. Dan jika mereka cocok maka mereka akan membelinya dan bisa jadi menawar harga terlebih dahulu. Tak apalah karena katanya tidak afdhol kalau tidak menawar, apalagi kalau yang belanja kaum ibu-ibu, betul tidak?:mrgreen:
    Tipe yang ketiga adalah tipe yang aktif. Aktif bertanya, bertanya model yang lain yang tidak ada di pajangan, motif, ukuran bahkan menawar harga dulu sebelum memilih. Meskipun ingin kalau tak cocok harga ya tidak jadi membeli.
    Selanjutnya tipe konsumen cerewet. Konsumen yang cerewet umumnya adalah konsumen yang teliti berbagai hal termasuk soal harga, model, ukuran, juga teliti ada kecacatan barang yang akan dibeli atau tidak. Meskipun tak selalu begitu. Mengomentari banyak hal tentang model yang begini begitu atau kok tidak ada ukurannya, bahkan kadang membandingkan dengan harga membeli di produsennya dan lain sebagainya. Bersikaplah seperti biasanya, melayani dengan ramah dan sopan, menjawab pertanyaan mereka dengan keadaan yang sebenarnya tanpa berbohong.

Berulangkali saya tegaskan untuk tidak berbohong, dalam hal apapun termasuk jual beli.

    Tipe pembeli judes, seringnya mereka bertanya macam-macam tentang barang yang akan dipilih, membandingkan dengan toko lain, soal model, bahan, dan paling sering adalah soal harga dan bandingannya adalah pasar. Tentu saja beda, secara kualitas barang yang dijual di pasar dengan toko yang menyebabkan harganya juga berbeda. Jadi anggap saja sebagai masukan. Meskipun seringnya orang seperti ini ngotot separuh harga dari harga banderol dan lebih baik tidak beli daripada harganya tidak diberikan sesuai yang mereka inginkan. Pakailah cara standart yang dipakai oleh para CS-nya bank. Seberapapun ngototnya para konsumennya, mereka tetap senyum ramah dan intonasi datar tegas. Karena kalau kita ikut-ikutan ngotot bisa jadi kita dongkol dan sewot. Terlalu menghabiskan energi.
    Tipe berikutnya adalah tipe konsumen yang lapar mata (saya meminjam istilah para pelanggan saya). Tipe ini biasanya adalah tipe-tipe yang tidak sengaja beli dan sebenarnya tidak butuh juga dengan barang yang dibeli, kalau cocok dibeli dan kalau tidak ya sekedar lihat-lihat. Biasanya tipe ini menyerang orang-orang yang hobby-nya jalan-jalan, cuci mata dan membawa uang lebih.

Dan anda pasti menjumpai calon konsumen seperti ini kalau anda menggeluti usaha jual beli produk khususnya toko pakaian. Atau malah jangan-jangan kita yang seperti ini ketika kita jadi pembeli. Ramahlah pada semua calon konsumen anda, karena anda tidak akan tahu pada konsumen anda yang manakah yang akan memberikan anda pemasukan. Tapi ingat, jangan sampai kita diperbudak oleh uang. Letakkan isi dunia ini hanya dalam genggaman bukan dalam hati, karena apa yang kita miliki kemarin, sekarang dan nanti hanyalah titipan semata.

Semoga bermanfaat.

18 thoughts on “Tipe Calon Konsumen

  1. Betul, jangan berbohong apalagi menipu dalam berjual beli.😑

    Terus ngambil untung (margin) juga jangan terlalu besar lah ya…:mrgreen:

  2. kalo pembeli online, kebanyakan tipe cerewet, hehehe .. mungkin karena barang yang diperjualbelikan ngga keliatan, dan memang sebagai penjual gak boleh bohong, biar pembeli gak kecewa *pengalaman pribadi sbg penjual online ..πŸ™‚

  3. klo sy mgkn tipe yg kdua bun.πŸ™‚
    lumayan tpi g aktif2 bgt.
    ikut sebel klo ada konsumen crewet yg
    ujung2x ga bli satupun pdhl dah ngacak2
    setoko. hehe
    salam hangat

  4. Apapun tipe konsumennya …
    kita sebagai penyedia jasa .. atau produsennya …
    harus mampu menarik mereka
    dengan menyediakan produk yang berkualitas
    dan memasarkannya dengan tepat … tanpa berjanji yang diluar batas kemampuan produk kita … dengan kata lain … tidak berbohong

    sebab …
    ujung-ujungnya adalah … Trust adalah yang utama …
    Trust itu bisa datang …salah satunya dari sikap … Amanah

    Salam saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s