Siang Hari di Kota Tua


Kota Tua Jakarta, memang begitu asri. Gedung-gedung tinggi bekas peninggalan sejarah yang saling mengitari membentuk sebuah komplek yang tertata apik membuat suasana sedikit teduh di tengah kota Jakarta yang panas di siang hari. Pertama memasuki kawasan kota tua, kita akan disuguhi pemandangan wisatawan yang bersepeda juga jajaran sepeda yang diparkir rapi di bagian tengah semacam halaman lapang, tampak juga beberapa meriam yang diletakkan disisi samping kanan-kiri museum Fatahillah. Selain museum Fatahillah, kita juga bisa menjumpai museum mandiri, museum wayang dan bangunan yang lain. Terdapat juga beberapa bangunan hancur yang tepat berada di seberang bangunan museum Fatahillah. Sempat menjumpai beberapa pelukis yang berkumpul di sisi kanan museum Fatahillah untuk melukis sketsa bangunan yang hancur itu. Di setiap antar bangunan terdapat sebuah jalan yang lumayan lebar yang bisa digunakan 2 lajur kendaraan, namun salah satu sisinya dipakai para pedagang kaki lima untuk menjajakan dagangan mereka. Sungguh tempat wisata yang unik. Sayangnya selain hari libur, museum ditutup bagi pengunjung.
Di kawasan kota tua ini, selain sebagai tempat wisata juga sering dipakai untuk pemotretan preweding dan sejenisnya.

13 thoughts on “Siang Hari di Kota Tua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s