Aktivitas Baru Fathan


Setelah lama tidak posting, rasa-rasanya semakin berat saja mau menulis sesuatu harus menunggu si kompi nganggur dulu. Giliran kompi nganggur otaknya udah tumpul, udah sekian menit duduk di depan kompi, pengen segera ngetik tapi kok susah banget nulis meskipun beberapa kalimat saja. Ini efek tidak lagi bisa rutin menulis di dinding beranda rumahku ini. Alhasil, selain jarinya agak kaku, otaknya ikutan tumpul.
Sedianya mau menulis seri pendidikan anak tentang tidak mengadu. Sebagai kelanjutan tulisan saya yang beberapa waktu lalu yaitu pelajaran memaafkan dan tidak menyakiti. Namun apa daya, komputernya sedang laris manis.
Jadilah kali ini saya menulis yang ringan-ringan saja, aktivitas baru si mas Fathan. Mantengin komputer seharian menonton pocoyo dan serial film anak-anak yang sudah tersimpan di memori komputer ini. Berjam-jam dan berhari-hari, menonton film yang sama, apa ga bosan tho le???
Inilah judul Film yang betah ditonton mas Fathan, pocoyo, the elephant, upin-ipin, serial Film anak Islam, tiger n pooh, Conan (eh conan ga dink, uminya yang suka :D). Selain menonton, masih di depan komputer juga, game online, apalagi kalau game-nya seru, seharian umi ga bisa pegang komputer kecuali nemenin dia nonton dan nge-game. Huff.
Tidak baik juga berlama-lama di depan komputer, di usianya yang masih dini, 3 tahun sudah bisa seharian di depan kompi menikmati menonton film anak kesayangannya dan game online. Jadi umi harus cari ide, bagaimana caranya agar bisa seperlunya aja, ga berlama-lama dan ga selamanya, wah… . umi terancam tidak bisa nge-blog ceria nih. Oke, kita mulai dengan pindah jalur, windowsnya off dulu, istirahat. Sekarang kita pake yang free aja, ubuntu. Dan sengaja tidak di instal software pendukung, flash player. Alhamdulillah nge-game-nya sudah ga bisa, tapi nontonnya semakin lama. Tak apalah masih bisa dialihkan menton TV dan aktivitas bermain lainnya.
Jadi, ceritanya mas Fathan udah 2 minggu ga mau main ke luar rumah, makanya ia cari aktivitas baru, yaitu menonton dan nge-game online itu. Selidik-punya selidik, mas Fathan enggan main di luar karena trauma. Trauma apa? Trauma karena dicubit mbaknya anak tetangga sebelah. Inilah percakapanku sama si mas.
Umi : Mas, kenapa ga main di luar?
Mas : ga! (sambil mengedikkan bahu)
Umi : kenapa? Boleh kok sama umi, main yuk umi temenin.
Mas : ga, tatut! (baca: takut, si mas belum bisa menyebutkan huruf K), (masih mengedikkan bahu)
Umi : takut apa?
Mas : takut dicubit mba a*un
Umi : kenapa dicubit? Mas berantem ya sama de*en?
Mas : ga… .
*diam tak ada obrola, mas belum mau bicara, padahal umi udah pengen nge-labrak mbak sebelah. Tapi ditahan karena masih ga enak badan, flu berat.
Setelah mas-nya mood ngomong, ketahuanlah motif si mbak a*un itu mencubit Fathan, karena si mbak ga ngijinin anak yang diasuhnya main sama Fathan. Karena apa? Ceritanya panjang dan umi bisa meledak-ledak ini kalau cerita. Ya sudahlah, harus dikonfirmasi ini. Meskipun anak kecil itu omongannya jujur, tapi harus tetep diuji kebenarannya. Ya walaupun ga yakin juga si mbak bakal ngaku kalau memang ia sudah mencubit Fathan. Jadi bagaimana? Ya ngomong dan memberi nasehat tetap harus dilakukan, karena kalau dibiarkan bisa mengganggu stabilitas jiwa/psikis Fathan. Terbukti ia tak mau main bersama anak sebelah, katanya daripada dicubit. Fathan tau ia tidak salah, tapi dicubit. Makanya ia bener-bener tidak mau main lagi sama de*en bahkan disampeur pun ia tak beranjak dari depan komputer.
Itu keputusan Fathan, aku tidak akan memaksa. Untuk memenuhi kebutuhannya bersosialisasi, saya sebagai umi harus berusaha mencarikan komunitas baru yang bisa klik di hatinya (maksudnya, yang ga menyakitinya). Kan tidak mungkin Fathan bermain dengan uminya saja dan benda mati (si kompi). Akhirnya, keputusan pun diambil, Fathan akan masuk bimba, InsyaAllah, semoga lancar urusannya, Amiin.
Inilah ekspresi mas kalo sedang nonton.

46 thoughts on “Aktivitas Baru Fathan

  1. Ayo Fathan sekolah | ndak mau Fathan pengennya main | Eh sekolah itu juga main lho | yg bener? | iya main hitung2an |

    *Fathan lemes*

    salam kenal🙂

  2. memang ada anak2 yang sering melakukan kekerasan mencubit,memukul dan menendang biasanya dia meniru apa yang dilakukan orang tuanya terhadap dia mungkin
    fathan maen di rumah saja sama mamah😀

  3. Setahun jumialely [dot] com, dengan penuh penghargaan saya ucapkan Terima Kasih karena sahabat sudah pernah Menorehkan jejak cinta di rumah maya saya. I love You

  4. kunjungan perdana di rumah mba mauna🙂

    anak-anak memang sangat tanggap dengan apa yang dilihat dan terekam di otaknya sehingga dengan mudah menirunya jadi kita sebagai orantua musti lebih hati2 berkata dan bersikap.
    izin tukeran link, linkny dah terpasang di link sahabat saya
    salam hangat, bangauputih ^_^

  5. eh..eh.. itu si mbak.. beraninya nyubitin anak orang.. gak ada cara lain apa ya?! walah…
    bener mi, harus dinasehatin itu..

    semoga lancar urus-urus masuk bimba nya..

  6. Lho, bukankah kotak tumpul bisa menjadi artikel menarik, analisis faktor penyebabnya dan upaya untuk mengasah otak agar ketumpulannya menjadi berkurang.
    Untuk blog yang isinya gado-gado seperti BlogCamp dan Newblogcamp sebenarnya banyak tulisan yang dibuat dengan memmanfaatkan apa yang kita lihat,kita dengar dan kta rasakan,bukan.

    Jika jeng Mauna sedang bokek, bisa dibuat artikel ” Masakan kreatif ketika lagi bokek “, ketika si kecil menangis bisa dibuat artikel ” Mengapa s kecil menangis “.

    Lanjutkan jeng, semoga otak sudah agak tajam sekarang.

    Salam hangat dari Surabaya

  7. wah, fathannya lucu banget. emang ngegemsin liat anak2 sok serius+kece di depan kompi or lepi,hehhe…

    bimba itu apaan ya mbak?*tuing…dong.. dong…

    salam kenal dari Aceh=)

  8. harus mulai dipaksa tuh mbak sih mas Fathan biar gk keterusan di depan kompi mulu, dan jangan terlalu dibolehin maen game,. usia kek mas Fathan sih harusnya waktunya untuk belajar berinteraksi dan bersosialisasi, ajak terus supaya mereka main dan kumpul dengan teman-temannya.. kalo perlu, ajak maen ke Palembang aja mbak sekalian liburan.. hahahahaha..

  9. duh…duh…
    kalo udah main fisik sih harus segera diberesin juga deh mba Mauna…
    soalnya mba nya udah gede kaaaan…kalo masih kecil sih masih bisa di maklum laaah…*jadi ikutan emosi…hihihi..*

    Tapi gak apa apa mba Mauna…ini adalah suatu cobaan agar mas Fathan bisa lebih kuat di kemudian hari yaaaaa….
    Karena setiap kali Kayla sedang bermasalah dengan teman2nya…aku selalu menganggap ini adalah salah satu bentuk latihan bagi kayla supaya bisa menyelesaikan dan menghadapi masalah….karena semakin di depan…masalah yang mungkin timbul akan semakin kompleks…

    Ayo mas Fathan pasti bisa yaaaa!!!!
    Semangat!!!!

    salam sayang dari Kayla dan Fathir🙂

    • iya mbak er, buat pembelajaran. Dia akan tahu bagaimana cara bertahan dan menyikapi suatu keadaan yang mungkin tak selalu menyenangkan buatnya. Thanks mbak masukannya

      Salam balik dari Fathan dan Azizah.

  10. Sobat Sedjatee
    Terimakasih telah memberi dukungan pada tulisan kami
    Dukungan Sahabat telah memberi semangat pada kami
    Untuk memenangkan kontes menulis berantai Kecubung 3 Warna
    I’m nothing without you, salam sukses….

    sedj

  11. si mba nya itu pengasuh gitu mba?
    kok berani ya nyubit anak orang disaat lg ngasuh anak majikannya.

    harus dilaporan tuh mba, maksudnya dikasih tau jgn berbuat kek gitu lagi. dia gk punya hak walaupun anak kecil itu salah!

  12. masuk bimba bagus, main games online terus ga bagus, mending games yg real di outdoor macam galasin, benteng, bola 😀

    saya juga pakai ubuntu😀

  13. Ada kesamaan, sekitar dua mingguan saya off karena kesibukan kantor dan pelatihan program SAP menyebabkan kegiatan ngeblog nyaris terhenti. Pas latihan sudah selesai, coba ngeblog lagi, ternyata saya kehilangan ‘gairah’ untuk menulis lagi. Ada beberapa ide dan sebuah ajakan kontes menulis yang biasanya langsung membuat saya bergairah, ternyata sampai saat ini belum juga. Memang benar kata orang, sekali berhenti, tak jarang sulit untuk memulai lagi.

    Untuk dik Fathan, main sama Om dan mbak Sabila saja yuk! Pokoke dijamin bebas dari adegan cubit mencubit dan segala macam intimidasi. hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s