Tanpa ditemani Suami


Mencoba sabar dan tegar, terbayang perjalanan pulang, sendiri tanpa ditemani suami, ga ada ojek, ga ada taxi pula.
Bingung, cemas, sedih membuat butir2 air mata serasa mau tumpah manakala telepon dan pesan tak henti2nya masuk menanyakan hasil pemeriksaan, menambah sesak dada yang sedari tadi mencoba menahan diri untuk tetap tegar.
Alhamdulillah sedikit lebih tenang, ada mas yang bisa jemput dan memberikan penguatan. Juga suami yang berjanji segera pulang setelah merampungkan tugasnya. Allah jagalah kami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s