minggu ke-25


Jelang Minggu ke-25
Aku jadi semakin sering dan rajin baca buku, terutama buku yang baru saja dikasih pinjam oleh temenku sesama ibu hamil… yaa, buku tentang kehamilan. Aku sungguh sangat menikmati masa-masa kehamilanku, sama juga seperti aku ingin mengetahui keajaiban yang sedang terjadi di dalam rahimku. Di dalam buku “ Kehamilan Apa Yang Anda Hadapi Minggu Per Minggu”, banyak kudapati informasi yang baru, tentang proses pembentukan embrio, pertumbuhan dan perkembangan janin, perubahan yang ibu hamil alami, juga segala hal yang bisa menyehatkan atw membahayakan si kecil dalam kandunganku.
Sungguh, tiada kata lain selain subhanallah… . Maha Suci Engkau ya Allah. Di setiap aktivitasku, di tengah kesibukanku ke sana ke mari, juga saat-saat aku mengistirahatkan tubuhku, ada sesuatu yang sedang berproses di dalam rahimku. Apalagi saat kurasakan tendangan-tendangan kecil darinya di saat santai ataupun ditengah kelelahanku menjalani kesibukan di dalam dan luar rumah, menyenangkan. Juga saat-saat nyeri yang sangat pun kunikmati sebagai sebuah ibadah untuk menjaga amanah yang tak ternilai. Semoga anak-anakku kelak menjadi orang yang mampu mencintai Allah dan agama ini melebihi kedua orangtuanya.
Meski aku tak dapat melihat dengan jelas ketika menatap layar monitor alat pendeteksi keadaannya, aku masih sangat bahagia melihat ada yang bergerak-gerak di dalam perutku. Lebih–lebih gerakannya saat itu adalah gerakan tangannya yang seperti orang melambaikan tangan… hihihihi, jadi teringat saat abi menyapanya sebelum dan sepulang ngantor, janinku sering bergerak-gerak. Pikirku, mungkin juga dia sedang ‘dadagh’ sama abinya. Begitu juga saat ini, dia tidak henti-hentinya menendang perutku…. . Semoga dia menjadi orang yang tidak tinggal diam dalam menegakkan kebenaran dan menhilangkan kemungkaran.
Aku sering tertawa sendiri, saat ia menendangku di kala sedang sendiri ataupun bersama teman-temanku. Mereka juga senang merasakan tendangannya. Kata mereka, “tendangannya lembut, pasti seperti abinya pendiam”, aku hanya tersenyum mendengar komentar mereka. Pun, saat suamiku bilang, “Pasti dia lucu, persis umminya”. Saat aku b’komunikasi dengannya, dia sangat senang .. .. hehe jangan-jangan aku yang kepedean, habisnya dia selalu bereaksi kalo kuajak bicara. Semoga anak-anakku jadi orang yang selalu bisa membahagiakan orang lain.
Begitu banyakknya do’aku untuk anak-anakku, tak lupa pula ku s’lalu berdo’a pd Sang Penggenggam jiwaku. Jadikanlah aku mampu menjadi seorang ibu yang bisa membuat anak-anaknya menjadi hebat dihadapan-Mu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s